Mengenal Gambar Kerja dari Jasa Design Rumah

Pada pengerjaan konstruksi, gambar kerja merupakan hal yang harus ada dan biasanya digunakan oleh Jasa Design Rumah Karya Tukang untuk merealisasikan ide yang ada di pikirannya ke dalam bentuk fisik bangunan. Biasanya pada saat pengeboran berlangsung, gambar ini harus diserahkan oleh arsitek kepada kontraktor supaya proyek bisa berjalan. Bagi anda yang masih bingung, mari simak di bawah ini.

Manfaat serta Fungsi Gambar Kerja dari Jasa Design Rumah

Manfaat dari adanya gambar kerja yang paling utama adalah sebagai panduan proyek konstruksi, sehingga bangunan tidak dibuat asal-asalan. Adanya gambar teknik ini juga bisa dimanfaatkan untuk menghitung besarnya biaya yang nantinya akan di keluarkan oleh klien sebagai acuan Rencana Anggaran Bangunan (RAB).

Lebih sederhananya, suatu gambar panduan yang dibuat secara akurat akan lebih memudahkan para pekerjaan konstruksi. Mempermudah disini maksudnya yaitu dalam merealisasikan bangunan yang diharapkan oleh klien dan juga arsitek, dan pastinya tanpa harus adanya pengawasan dari orang tersebut.

Tidak hanya itu, dengan adanya gambar acuan kerja, maka secara tidak langsung akan mempersingkat waktu kontraktor dalam membuat bangunan. Hal tersebut bisa terjadi karena seorang kontraktor dapat menginterpretasikannya dengan lebih cepat dan benar. Adanya gambar juga biasanya dibutuhkan untuk pengurusan IMB.

Bagian yang Ada Pada Gambar Kerja di Jasa Design Rumah

1. Block Plan

Bagian yang pertama yang harus ada pada gambar kerja dari Desain Rumah adalah block Plan. Bagian ini berisi sebuah gambar dua dimensi yang nantinya mampu menunjukkan secara detail dari berbagai rencana yang akan dilakukan pada sebidang tanah. Disini arsitek dapat melihat skala, keterangan bagian-bagian gambar, arah lalu lintas, mata angin, dan nama bangunan di sekitarnya.

2. Site Plan

Site plan merupakan tata letak suatu bangunan yang ada pada lingkungan. Biasanya site plan ini akan menunjukan posisi bangunan dan juga kondisi jalan yang ada di sekitarnya. Dengan melihat site plan, seorang arsitek bisa mengetahui akses ruang. Mulai dari akses antara ruangan satu dengan lainnya serta penataannya furniturenya.

3. Denah

Bagian ketiga yaitu denah. Denah ini berisi satu kesatuan gabungan dari beberapa ruangan dengan berbagai fungsinya masing-masing. Adanya peta ini sangat wajib dibuat karena di satu sisi juga kan memudahkan kontraktor dalam membuat bangunan dan menjalankan proyeknya.

Biasanya denah yang bagus akan dilengkapi dengan keterangan skala, berbagai ukuran ruang, nama-nama ruang, dan juga beberapa bukaan ruang. Selain itu, perletakan beberapa furnitur di dalam ruang, juga akan berdasarkan pada acuan denah yang sudah di buat oleh Jasa Design Rumah.

4. Potongan Struktural dan Bangunan Tampak Depan

Gambar kerja potongan struktural ini biasanya akan menjelaskan struktur yang digunakan mulai dari dimensi, jarak peletakan, hingga berbagai bahan yang digunakan dalam menunjang perspektif tiga dimensi. Biasanya untuk bagian ini disebut ortogonal karena menggunakan satu titik lenyap dalam gambarannya. Letak titiknya disini yaitu berada di posisi tengah bangunan.

5. Gambar Detail

Jika klien ingin melihat gambar kerja secara lebih detail, maka anda bisa melihat di bagian ini. Detail yang ada dalam arsitektur ini lebih tertuju pada kualitas serta suasana estetika dapat ditunjukkan secara serasi dan unik. Misalnya bentuk gambar secara detail dan terstruktur, detail kayu pada kuda-kuda, Hingga sampai pada detail jasa design rumah dengan furniture.

6. Perspektif

Gambar kerja terakhir yang tidak kalah penting adalah perspektif. Perspektif adalah sebuah proyeksi atas suatu bangunan yang nantinya akan menghasilkan posisi yang mirip dengan pandangan manusia. Terdapat beberapa perspektif sesuai  letak serta bentuk objek, letak ketinggian dan rendah bangunan.

Tidak hanya itu dalam perspektif ini juga membahas mengenai letak dekat jauhnya dalam pengamatan, maksudnya adalah perspektif dengan memainkan beberapa titik. Misalnya perspektif bangunan dengan satu titik hilang, perspektif dengan dua titik hilang, serta tiga titik hilang, perspektif bayangan, perspektif refleksi, hingga perspektif bidang miring dari Jasa Design Rumah.

Contoh Gambar Kerja

1. Rencana Pondasi, Sloof dan juga Detail

Biasanya pada gambar ini akan memuat informasi mengenai berbagai jenis pondasi yang mencakup kedalaman, susunan, serta bahan bangunan dari jasa arsitek. Biasanya secara teknis, jenis pondasi akan menyesuaikan dengan keberadaan tanah, tekstur dan juga bangunannya. Kemudian sloof disini merupakan beton melintang yang ada di atas pondasi

Fungsi dari adanya sloof ini adalah untuk mengikat bagian kolom bawah dan mempertahankannya dari berbagai risiko pergeseran tatkala tanah bergoyang. Sehingga pemasangan sloof ini sangat bagus untuk menanggulangi bencana alam, terutama bencana gempa bumi.

2. Balok Lantai

Balok lantai adalah balok beton yang digunakan untuk memberikan perlindungan pada jendela dan juga kusen pintu yang diakibatkan dengan adanya beban tembok bata di atasnya. Letak balok lantai ini biasanya akan cenderung melintang di atas jendela atau kusen pintu dan ini akan menghubungkan antara satu kolom ke kolom lainnya.

3. Potongan Bangunan

Potongan bangunan adalah suatu  proyeksi dari bangunan serta dilakukan dengan cara memotong pada bagiannya dan arsitek akan melihatnya dari samping. Fungsi potong bangunan ini adalah untuk memperlihatkan dan memastikan peletakan serta hubungan dari masing-masing unsur pembangunan diposisikan dengan tepat oleh Jasa Design Rumah.

4. Rencana Penataan Atap

Bagian ini biasanya berisi gambar dari pemasangan rangka serta penutup atap. Hal ini yang ditekankan adalah dalam hal peletakan, ukuran, dan juga jarak dari gording, reng, usuk, kerpus, talang dan juga genteng. Biasanya beberapa detail lain yang ada di dalam gambar kerja atap adalah detail dari pemasangan kuda-kuda, berbagai sambungan kayu, dan lainnya.

5. Rencana Penataan Plafon

Pada bagian ini biasanya adalah uraian mengenai gambar kerangka serta berbagai kelengkapan dari plafon. Kelengkapan tersebut biasanya mulai dari jenis penutup yang akan di pakai, grid rangka dan lainnya. Biasanya jenis penutup plafon ini akan mempengaruhi pemanfaatan grid yang ada dalam rangka plafon.

6. Peletakan Bagian Detail Rumah

Peletakan gambar detail dari rumah juga sangat penting untuk dilakukan. Hal tersebut mulai dari menata bagian jendela, pintu, serta berbagai furniture lainnya. Gambar ini juga kan menjabarkan seluruh ketentuan dan kebutuhan soal instalasi listrik, seperti jumlah yang akan dipasang, tata letak, stop kontak, AC dan lain sebagainya.

7. Sanitasi

Terakhir dari gambar Jasa Design Rumah Karya Tukang yaitu gambar mengenai rencana soal strategi berbagai pipa air bersih, yang kotor serta pipa tinja. Selain itu juga perlu memperhatikan penataan pipa untuk septik tank, sumur resapan, peletakan sumur, serta bak kontrol. Tidak lupa dengan dicantumkan detail bahan sekaligus seberapa besar ukuran dari pipa setiap saluran.

Itu tadi beberapa hal berkaitan dengan gambar kerja dari arsitek Kediri. Semoga dengan adanya penjelasan di atas akan membantu anda dalam hal konsultasi dengan arsitek ataupun dengan kontraktor. Dengan adanya gambaran kerja tersebut juga akan memudahkan klien untuk melihat gambaran rumah idamannya sebelum mulai dikerjakan oleh para ahli.