Belajar Bisnis Online dan Temukan Mentornya!

Belajar Bisnis Online

Belajar Bisnis Online – Anda sudah pernah mendorong gerobak? Insya Allah semua orang bisa, asalkan punya niat dan tenaga. Langsung action!

Beda lagi tentang seorang yang membawa helikopter? Nggak semua orang bisa. Niat dan tenaga saja tidaklah memadai.

Begitulah. Sekiranya ingin menangani sesuatu yang besar atau berpotensi menjadi besar, harus ada ilmunya. Action saja, nggak cukup!

Ilmu adalah Fondasi di Belajar Bisnis Online

Faktanya, dalam dunia bisnis, online maupun offline tetap dibutuhkan ilmu. Ringkasnya begini:

– Memulai, perlu keberanian.

– Membesarkan, perlu ilmu.

Masih perlu penjelasan?

– Ilmu membawa helikopter, jelas-jelas jauh lebih mendalam dan lebih kompleks ketimbang ilmu mendorong gerobak. Betul?

– Ilmu mengoperasi tubuh atau organ yang dimiliki oleh manusia, jelas-jelas jauh lebih mendalam dan lebih kompleks ketimbang ilmu memotong sayur. Betul?

– Ilmu mengelola Hypermart, jelas-jelas jauh lebih mendalam dan lebih kompleks ketimbang ilmu mengelola warung. Betul?

Demikianlah dalam bisnis . Perlu ilmu supaya benar-benar besar dan kuat. Sumber : akun Ippho Santosa
Sekarang ini begitu mudah mendapatkan ilmu dari You Tube, socmed, dari WA. Saking mudahnya, akhirnya sebagian kita mengabaikan adab dalam menuntut ilmu. Padahal adab hendaknya lebih diutamakan daripada ilmu.

Pada saat menuntut ilmu, sebisa mungkin, bahkan harusnya kita berharap dapat ilmu canggih yang bisa membawa perubahan. Sebenarnya, ada yang lebih utama daripada ‘canggihnya ilmu’ tsb. Apa itu? Adab dan kesungguhan dalam menuntut ilmu. Agar apa? Agar ilmu itu juga berkah dan benar-benar membekas.

Pentingnya Mentor dalam Belajar Bisnis

Seorang guru atau mentor pernah mewanti-wanti, “Memulai usaha, hanya modal nekad?” Jawabannya bisa. “Membesarkan usaha?” Nggak bisa. Perlu ilmu.”

“Banyak orang yang bermodalkan nekad dalam memulai usaha. Bolehkah?”

Mentor menjawab, “Yah, sah-sah saja. Yang penting, legal dan halal. Tapi mohon maaf, kalau bermodalkan nekad saja, usahanya tidak bakal besar. Untuk besar, lagi-lagi kita perlu ilmu.”

Saran saya, sempatkan belajar di mana pun dan kapan pun. Ingat ya, belajar itu wajib hukumnya! Miliki ilmu, baca buku, ikuti guru, dan jangan pernah jemu.

Dalam bisnis, bagaimana cara paling tepat dalam belajar dan berguru? Temukan mentornya. Terus, ada tiga pilihan. Pertama, jadilah muridnya. Kedua, jadilah stafnya. Atau ketiga, jadilah partnernya.

Adalah kurang tepat kalau lagi belajar atau jumpa mentor, kitanya nyambi-nyambi main HP. Ini kurang tepat. Baiknya HP pun di-silent saat kita belajar atau bertemu mentor. Tunjukkan kesungguhan kita.

Sebisa mungkin posisi badan menghadap ke si penyampai ilmu. Bukan ke arah yang lain. Percayalah, akan beda hasilnya. Satu lagi. Apa itu? Datang ontime bahkan datang lebih awal. Disiplin waktu, ini sudah menjadi sesuatu yang standar dalam menuntut ilmu. Entah itu di training, entah itu di kajian.

Semua ini harus kita terapkan sebagai pembelajar. Pembelajar yang baik akan selalu memiliki etitud yang baik pula.

Perlu selalu diingat, bukan canggihnya ilmu yang membuat nasib kita berubah. Bukan itu yang utama. Tapi lebih karena kita (si penuntut ilmu) punya adab dan punya kesungguhan terhadap ilmu yang hendak disampaikan melalui sang guru atau mentor.

Di penghujung kata ini, “Jadilah pembelajar sejati, miliki adab dalam menuntut ilmu, serta kesungguhan dengan terus konsisten mencari dan mengamalkan ilmu yang telah didapatkan sebelumnya.

Kini Anda sudah tahu bukan, bahwa mentor dalam belajar bisnis online itu juga amat penting? Temukan “Who” yang telah lebih dulu sukses dalam melakoni bisnisnya! Semoga bermanfaat. Salam.